Pengertian Database

Database adalah sekumpulan data yang diperlakukan sebagai sebuah unit. Tujuan database adalah untuk meyimpan dan menggunakan kembali (untuk diolah) informasi.

Arsitektur Database Oracle – Koneksi ke Server

User bisa tersambung dengan server bisa melalui salah satu dari tiga cara: 1.User login pada sistem operasi yang menjalankan instance oracle, kemudian menjalankan aplikasi atau tool untuk mengakses database pada sistem operasi tersebut pula.

Sekilas Arsitektur Server Database Oracle

Ada tiga struktur pokok yang ada pada arsitektur server database oracle: 1. Memori struktur 2.Proses Struktur 3.Storage Struktur. Sebuah System Database Oracle selalu berisi dua hal : sebuah Database Oracle dan sebuah instance database.

Instance : Database Configuration

Setiap sebuah Instance diasosiasikan sebuah database, dan hanya satu database. Apabila terdabat banyak instance dalam sebuah server maka masing-masing instance tersebut mendefinisikan database tertentu. Sebuah Instance tidak bisa di share.

Wednesday, December 16, 2015

Macam-macam ERP yang banyak digunakan perusahaan Indonesia

3 Aplikasi ERP Berikut yang Familiar di Indonesia : 

1. AXAPTA
Micfosoft Axapta yang saat ini dikenal dengan nama Micfosoft Dynamics Ax adalah sebuah aplikasi bisnis yang dilengkapi banyak fungsi terpadu. Mulai dari modul manufacturing, supply chain management, financial management, sampai dengan business analysis. Sebagaimana software ERP yang lain, Axapta dapat megintegrasikan bermacam bagian dalam perusahaan dan mempercepat penerimaan informasi dari masing-masing bagian sehingga dapat membantu manager dalam pengambilan keputusan. Microsoft Dynamics Ax ini sangat cocok bila digunakan pada perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi dan akan sangat membantu bagi perusahaan yang memiliki multi lokasi.
Microsoft Dynamics AX terbagi kedalam bermacam kategori, yaitu : Modul Financial ( buku besar, piutang, dan kewajiban ), Modul Distributon ( pesanan pembeli , persediaan, dan kebutuhan barang baku ), Modul Project ( manajemen proyek )
Keunggulan yang dimiliki oleh Microsoft Dynamics AX ini antara lain :
a. Microsoft Dynamics AX ini menggunakan platform microsft sehingga sangat mudah untuk diintegrasikan dengan produk Microsoft lainnya. Tampilan dari software inipun mirip dengan aplikasi Microsoft pada umumnya sehingga lebih familiar dang lebih mudah mengoperasikannya.
b. Jika dibandingkan dengan yang lain, Microsoft Dynamics AX sangat fleksibel dan mudah dimodifikasi. Jika dalam perusahaan sudah terbuasa menggunakan satu cara input data, maka cara itu tidak perlu mengalami perubahan yang berarti karena sifat fleksibel yang ia miliki.
c. Bagi sebuah perusahaan dengan skala yang besar, Microsoft Dynamics AX adalah pilihan yang tepat karena dapat membantu perusahaan dalam menerima informasi terbaru dari bermacam bagian dalam perusahaan dan bahkan dapat meng-update data dari kantor cabang perusahaan yang berbeda lokasi. Sebagai contoh, manager bagian persedian dari sebuah perusahaantidak perlu bertanya-tanya kepada manager bagian produksi mengenai berapa banyak bahan baku yang perlu dibeli karena informasi mengenai pesanan dan skala produksi akan ter-update setiap saat dan dapat membeikan informasi yang tepat bagi manager bagian persediaan.
d. Microsoft Dynamics AX mampu memperluas areal bisnis di internet. Solusi yang ditawarkan dapat membantu perusahaan dalam mengembangkan bisnisnya dari yang paling dasar hingga akses langsung ke klien, mitra, pegawai, dan juga komunitas dagang. Solusi ini juga sangat membantu bagi perusahaan yang bergerak dalam areal yang sangat luas yang bahkan mencapai skala internasional kareana dapat disesuaikan dengan semua mata uang dan bahasa.
e. Microsoft Dynamics Ax terjangkau bagi perusahaan kelas menengah kebawah.
Kelemahan yang ada pada Microsoft Dynamics AX adalah :
a. Dalam Microsoft Dynamics Ax hanya tersedia beberapa modul yang dinilai kurang lengkap dan tidak menunjang bagi beberapa bagian dalam perusahaan.
b. Microsoft Dynamics Ax hanya cocok digunakan pada platform Windows
2. ORACLE ERP
Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu system manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle pertama kali dikembangkan pada tahun 1977 dan hingga saat ini Oracle memasarkan jenis basis data yang dapat digunakan pada bermacam jenis dan merk platform seperri Mac, LINUX dan Windows, namun yang lebih ditekankan adalah platform menengah seperti UNIX dan LINUX. Hingga saat ini Oracle telah mengeluarkan versi terbarunya yaitu Oracle 11g.
Modul yang terdapat dalam Oracle adalah : Inventary, pembelian, pengelolaan pesanan, BOM, WIP, penetapan biaya, ASCP, MRP, ODP, WMS, AP, AR, GL, FA, CM.
Kelebihan Dari Oracle ERP adalah :
a. Oracle bekerja di jaringan computer. Oracle memisahkan proses antara database server dan aplikasi client. Server yang terinstal Oracle bertangungjawab menangani proses database, sementara client/workstation yang menjalankan aplikasi hanya berkonsentrasi menampilkan data. Struktur ini akan mengurangai kemacetan jaringan.
b. Oracle mendukung ukuran database yang sangat besar hingga jumlahnya terabyte. Oracle juga mendukung pengaturan penggunaan space pada harddisk sehingga ruangan harddisk termanfaatkan secara efisien.
c. Oracle mendukung pelayanan multiuser yang terkoneksi pada waktu yang sama dan mengakses data yang sama serta mengatur system agar pemrosesan data dapat berjalan dengan cepat walaupun jumlah transaksi sangat banyak pada waktu yang hampir bersamaan karena Oracle dapat menggunakan bermacam system operasi dalam suatu jaringan untuk mengakses data. Dengan fasilitas ini, Oracle mampu menghindari konflik data dengan baik. Selain itu Oracle dapat menjalankan database selama 24jam dalam sehari sehingga pemisahan system computer dan proses backup dapat dilakukan secara online tana harus mematikan database.
d. Oracle memiliki fitur yang baik untuk membatasi dan dan memonitor akses data sehingga dapat menghindari akses database dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Control untuk mengendalikan data tersebut ddapat mengendalikan data dari manapun sehingga tidak perlu membuat kode di banyak aplikasi, cukup di satu database Oracle saja.
e. Oracle dapat berjalan di bermacam system operasi dan aplikasai yang emnggunakan data Oracle dapat dengan mudah megakses data Oracle yang berjalan di system apapun.
f. Oracle dapat memishkan datebasenya dalam computer-komputer yang secara fisik erpisah namun secara logis terlihat seperti satu database.
g. Oracle mampu menduplikasi database object dalam lokasi server yang berbeda-beda. Hal ini sangat membantu jika salah satu sdeervver rusak maka server lain dapat langsung menggantikan fungsinya.
Kelemahan dari Oracle ERP adalah :
a. Ukuran yang dibutuhkan menjadi lebih besar. Dengn penyimpanan di dalam database, setidaknya dibutuhkan ukuran tambahan untuk indexing dan ukuran redo log yang besar pula.
b. Akses menjadi lebih lambat.
c. Lisensi Oracle sangat mahal, lebih mahal dari Microsoft Dynamics Ax dan SAP dehingga Oracle lebih banayk digunakan pada perusahaan pada kelas atas karena tidak terjangkau bagi kelas bawah dan menengah.
3. SAP
SAP adalah perusahaan software terbesar keempat di dunia yang berpusat di Jerman dan berdiri sejak tahun 1972. SAP menawarkan solusi ERP lengkap dengan modul yang terintegrasi untuk CRM dan SCM. Mereka memiliki solusi yang komprehensif untuk mengatasi kebutuhan industry terutama manufaktur. SAP dapat membantu pengguna dalam mengangani Customer Relationship Management, ERP , Product Lifecycle, Supply Chain Management, dan Supplier Relationship Management. SAP mengutamakan produknya bagi perusahaan kelas menengah ke atas.
Keunggulan SAP adalah :
a. Sebagai sebuah aplikasi ERP, SAP tergolong sangat lengkap karena terdiri dari bermacam macam modul yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna yang bergerak pada bermacam macam bidang usaha. Modul-modut tersebut antara lain dapat membantu pengguna dalam hal Financial and controlling, Project System, Sales and Distribution, Production Planning, dan Material Management.
b. Implementasi SAP terbukti secara signifikan dapat mengurangi proses administrative, mendukung cost reduction, dan meningkatkan produktifitas.
c. Hambatan memperoleh informasi dapat dihilangkan karena informasi yang ada bukan lagi milik unit kerja melainkan milik perusahaan.
Kelemahan SAP adalah :
a. Untuk mendapatkan keuntungan penuh dari penggunaan SAP harus terjadi penggantian 90% hingga 100 % teknologi yang ada sebelumnya. Hal ini menyebabkan berubahnya budaya kerja yang telah ada sebelumnya.
b. Penggantian system memerlukan biaya yang tinggi dan waktu implementasi bisa berkepanjangan.

Sumber :  http://scholasticadaniapamulatira.wordpress.com/axapta-oracle-erp-dan-sap/

Tuesday, November 24, 2015

Pengertian Normalisasi dan Contoh Normalisasi

Normalisasi adalah metode yang dilakukan untuk menghasilkan desain database yang ideal, ideal disini mengandung manfaat:
- tidak terjadi redudansi data (pengulangan data)
- bebas dari anomali-anomali data
- menghemat media penyimpanan seiring bertambahnya data

Sebelum kita lanjutkan mengenai normalisasi perlu kita memahami apa yang dinamakan dengan istilah-istilah sebagai berikut :
  • database = penggambaran dalam sebuah sistem, jika sistemnya inventory databasenya biasanya juga dinamakan inventory, jika sistemnya POS databasenya namanya juga POS.
  • table = penggambaran dari etitas sebuah sistem, biasanya dinamakan entity, jika dalam sistem inventory terdapat elemen entitas admin, barang, rak maka ada pula entity/table admin, barang, rak  dll.
  • kolom = biasanya dinamakan atribut atau field, adalah penggambaran elemen yang melekat pada entitas, misalkan pada entitas barang, ada elemen yang melekat : nama, berat, produsen, expired_date dll
  • baris = biasanya dinamakan row, adalah penggambaran dari objek entitas.
  • anomali = masalah-masalah yang timbul dalam pembuatan tabel. Efek dari anomali yang sering terjadi yang tidak diharapkan biasanya: ketidakkonsistenan data, suatu data hilang pada saat dihapus dll. mengenai macam anomali akan di bahas di bawah.
  • dependensi = konsep dasar yang menjelaskan hubungan atribut atau secara khusus menjelaskan nilai suatu atribut yang menentukan atribut lainnya. mengenai macam-macam dependensi akan di bawah di bawah.
Macam-macam anomali :
- Anomali pembaruan data (update) : anomali ini biasanya terjadi manakala ada data yang ditulis berulang (redundansi), tetapi tidak seluruhya dirubah.
cotoh tabel pesanan


seandainya Citra yang tinggal di kota bandung pindah ke Bogor maka pengubahan datanya hanya menimpa data yang atas(yang pertama) yang ke-dua masih tetap (karena perubahan data seharusnya dilakukan sekali-ini menunjukkan table pemasok harus dipisah dari table pesanan dan hanya menggunakan Foreign key pada table pesanan).
tabel pesanan menjadi :



Disini terlihat bahwa data tentang alamat pemasok Citra tidak sama yang menyebabkan ketidakkonsistenan data.

-Anomali penambahan data (insert) : Anomali ini terjadi pada saat penambahan data ternyata ada elemen yang kosong dan elemen tsb justru menjadi key.
Contoh : Tabel Kursus



Misalnya akan dibuka kursus baru yaitu Bhs.Jerman dengan biaya 75000 akan tetapi belum
ada seorangpun yang ikut kursus ini, shg data menjadi :
Tabel Kursus 



-Anomali penghapusan : Anomali ini terjadi apabila dalam satu baris/ tuple ada data yang akan dihapus sehingga akibatnya terdapat data lain yang hilang. Contoh pada table kursus data NoSiswa 10 akan dihapus dengan data kursus perancis karena sudah tidak ikut kursus lagi sehingga akibatnya data kursus bhs perancis dan biaya 80000 akan ikut terhapus.

Friday, July 24, 2015

Memahami Teknologi Windows Storage : DAS, NAS dan SAN

Ketika mempertimbangkan pemilihan teknologi penyimpanan yang berbeda, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal. Pertama, berapa banyak kapasitas penyimpanan yang Anda butuhkan? Anda akan dapat menambahkan penyimpanan tambahan on-demand? Bagaimana ketersediaan data yang - akan di backup apakah cukup atau apakah Anda perlu array penyimpanan yang lebih? Dan akhirnya, berapa biaya  untuk membayar solusi penyimpanan Anda? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu Anda untuk memutuskan apa teknologi penyimpanan Windows tepat untuk Anda.
DAS (Direct Attached Storage):
Ketika server Windows jauh dari pabrik(perusahaan), maka  dapat dikonfigurasi dengan beberapa pilihan penyimpanan. Kebanyakan server akan berisi 1 atau lebih disk drive lokal yang dipasang internal kabinet server. Drive ini biasanya digunakan untuk menginstal sistem operasi dan aplikasi pengguna. Jika ada penyimpanan tambahan yang diperlukan untuk pengguna file atau database, mungkin perlu mengkonfigurasi Direct Attached Storage (DAS).

DAS cocok untuk usaha kecil-menengah di mana jumlah yang cukup penyimpanan dapat dikonfigurasi dengan biaya startup rendah. DAS kandang akan menjadi kabinet yang berdekatan terpisah yang berisi disk drive tambahan. Sebuah berbasis PCI controller RAID internal biasanya dikonfigurasi di server untuk terhubung ke penyimpanan. SAS (Serial Attached SCSI) teknologi yang digunakan untuk menghubungkan array disk seperti digambarkan dalam contoh berikut.




Seperti disebutkan, salah satu manfaat utama dari penyimpanan DAS adalah biaya startup yang lebih rendah. Pengelolaan array storage dilakukan sebagai penyimpanan tunggal dan didedikasikan untuk server tertentu. Sisi negatifnya, adalah kemampuan ekspansi yang terbatas pada DAS, dan terbatasnya pilihan pemasangan kabel (1 sampai 4 meter kabel). Akhirnya, karena controller RAID biasanya dipasang di server, ada potensi kegagalan pada DAS.

SAN (Storage Area Networks):
Dengan Area Network Storage (SAN), kita biasanya melihat solusi ini digunakan dengan bisnis ukuran menengah sampai besar, terutama karena investasi awal yang lebih besar. SAN memerlukan infrastruktur yang terdiri dari SAN switch, kontroler disk, HBA (host bus adapter) dan kabel fiber.
 
Manfaat utama untuk solusi penyimpanan SAN berbasis adalah kemampuan untuk berbagi storage array ke beberapa server. Hal ini memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi kapasitas penyimpanan yang diperlukan, biasanya oleh
dedicated administrator SAN. Tingkat yang lebih tinggi dalam hal kinerja throughput, dan ketersedian data yang tinggi melalui kontroler disk dan drive. Kerugian meliputi biaya startup yang jauh lebih tinggi untuk SAN, dan mereka secara inheren jauh lebih kompleks untuk mengelola. Diagram berikut menggambarkan lingkungan SAN khas.



NAS (Network Attached Storage):
Jenis ketiga solusi penyimpanan ada yang merupakan pilihan hybrid yang disebut Network Attached Storage (NAS). Solusi ini menggunakan dedicated server atau "alat" untuk melayani array storage. Penyimpanan pada umumnya dibagi ke beberapa klien pada saat yang sama di seluruh jaringan Ethernet yang ada. Perbedaan utama antara NAS dan DAS dan SAN adalah bahwa server NAS memanfaatkan transfer tingkat file, sementara DAS dan solusi SAN menggunakan blok transfer tingkat yang lebih efisien.
Penyimpanan NAS biasanya memiliki biaya startup yang lebih rendah karena jaringan yang ada dapat digunakan. Hal ini dapat menjadi sangat menarik bagi usaha kecil-menengah. Protokol yang berbeda dapat digunakan untuk berbagi file seperti NFS untuk klien UNIX dan CIF untuk Windows klien. Kebanyakan model NAS melaksanakan array penyimpanan iSCSI target yang bisa dibagi di seluruh jaringan. Jaringan Dedicated iSCSI juga dapat dikonfigurasi untuk memaksimalkan throughput jaringan. Diagram berikut menunjukkan bagaimana konfigurasi NAS mungkin terlihat




Tuesday, July 14, 2015

Pengertian Workload dan Identifikasi Type Workload Server

SQL Server Workload


Ketika mem-planning hardware server, maka kita harus mengidentifikasoi workload(beban kerja) server
ada dua macam workload :
1. OLTP (Online Transaction Processing) workload.
    kriteria : short transaction , melakukan aktivitas Read/Write sangat sering, melakukan aktivitas R/W  biasanya menggunakan datafile yang berbeda drive/disk dan logfile yang squential, melakuakan aktivitas read/write yang tinggi bisa menyebabkan High IOPS (Input/output Operation Per Scond) pada disk.
2. DSS (Decision Support System) workload
    kriteria : long transaction, berjalan pada OLAP(Online Analycal Processing), OLAP sering menggunakan aktivitas Read namun sedikit menggunakan Write Activity.
    Aktifitas Read pada DSS dilakukan dengan sangat beruntut (sequential) karena melibatkan scanning table atau index data. Sehingga workload type ini lebih sedikit
    IOPS lebih sedikit.
   
Dalam memplanning Hardware Server kita perlu mengidentivikasi tipe workload yang akan berjalan dengan mengkonsultasikan dengan stakeholder tentang database yang bagaimana
yang akan berjalan pada system organisasi setempat dan juga bisa dengan cara mengidentifikasi macam-macam query yang sering dijalankan pada sistem tersebut.
Dalam kenyataannya suatu server sering mempunyai dua tipe workload baik OLTP maupun DSS, maka hal semacam ini bisa dikompromikan dengan desain palnning yang sesuai.

Benchmarks
TPC(Transaction Performance Council) adalah lembaga yang bisa digunakan untuk melakukan acuan planning infrastructur server dalam hal workload.
- TPC-C dan TPC-E yang digunakan untuk OLTP
- TPC-H digunakan untuk DSS
   

Wednesday, July 1, 2015

Belajar Function VLOOKUP pada Excel

Langsung saja mas brow , kasusnya seperti ini :

1. Buat table simple seperti ini, terdiri dari 3 kolom :
kolom ke-1 adalah Kode Produk
kolom ke-2 adalah Nama Produk
kolom ke-3 adalah Harga Satuan



 2. Blok A2:C6, kemudian beri nama range tersebut dengan nama  produk

3. kemudian di bawahnya kolom tersebut tambahkan seperti ini :

4. Pada cell B8 merupakan cell yang digunakan untuk input (dimana inputnya harus sesuai kolom 1 table produk di atas) sedangkan B9 dan B10 merupakan output yang datanya harus sesuai kolom ke-2 dan ke-3 table di atasnya. Sehingga VLOOKUP harus di pasang pada B9 dan B10.
pada B9 berikan formula =VLOOKUP(b8;produk;2;TRUE) dan
pada B10 berikan =VLOOKUP(b8;produk;3;TRUE).
- b8 (parameter ke1) = menunjukkan inputnya.
- produk (parameter ke2) = menunjukkan nama tablenya.
- 2  (parameter ke3)  = menunjukkan kolom ke-2 (nama produk) pada table poduk.
- TRUE  (parameter ke4)  = menunjukkan nilai tolerani. Misal jika inputnya pada B8 adalah K006 dimana itu tidak ada pada kolom kode (kolom 1). maka output pada B9 bisa diisi dengan data yang
inputnya mirip/mendekati K006 (yaitu K005) sehingga nilainya PC Intel i7 .




6. Sekarang pada B8 diganti K002, pasti pada kolom K9 berubah menjadi LCD Monitor, dan pada K10 berubah menjadi 1000000.

Mudah Bukan?

Wednesday, June 24, 2015

Menggunakan Variable Pada Formula dengan Cell Names dan Range Names



Sebuah cell bisa di ganti dengan sebuah nama, istilahnya disebut cell name, suatu baris cell atau suatu column cell juga bisa di beri nama, yang biasa dengan misalkan pada cell B13 saya ganti dengan honor.
Caranya: letakkan cursor pada cell B13, selanjutnya ganti pada input name (sebelah kiri input formula) dengan nama honor, kemudian enter.


Dengan cell name honor kita bisa menjadikannya variable pada sebuah formul.
Caranya: letakkan cursor pada F3 kemudian tuliskan formula untuk menulis gaji/honor pegawai =E3*honor, kemudian kopi formula pada f3 pada f4 hingga f11


kemudian kopi formula pada f3 pada f4 hingga f11

mudah bukan?

Begitu juga cell pada range tertentu hingga range tertentu lainnya bisa kita beri nama istilahnya adalah range names , misal kita memberi nama cell pada c3 hingga c11 (c3:c11) dan kita beri nama jam_masuk pada inputan cell (sebelah kiri inputan formula).
Lakukan hal yang sama pada d3:d11 dengan nama jam_keluar, dan pada e3:e11 dengan nama jam_kerja.

Dengan range name jam masuk kita bisa menghitung rata2 masuk pada jam berapa para pekerja dengan menuliskan formula =AVG(jam_masuk) yang di tulis pada B14.

 mudah bukan? semoga bermanfaat.

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com