Pengertian Database

Database adalah sekumpulan data yang diperlakukan sebagai sebuah unit. Tujuan database adalah untuk meyimpan dan menggunakan kembali (untuk diolah) informasi.

Arsitektur Database Oracle – Koneksi ke Server

User bisa tersambung dengan server bisa melalui salah satu dari tiga cara: 1.User login pada sistem operasi yang menjalankan instance oracle, kemudian menjalankan aplikasi atau tool untuk mengakses database pada sistem operasi tersebut pula.

Sekilas Arsitektur Server Database Oracle

Ada tiga struktur pokok yang ada pada arsitektur server database oracle: 1. Memori struktur 2.Proses Struktur 3.Storage Struktur. Sebuah System Database Oracle selalu berisi dua hal : sebuah Database Oracle dan sebuah instance database.

Instance : Database Configuration

Setiap sebuah Instance diasosiasikan sebuah database, dan hanya satu database. Apabila terdabat banyak instance dalam sebuah server maka masing-masing instance tersebut mendefinisikan database tertentu. Sebuah Instance tidak bisa di share.

Showing posts with label oracle. Show all posts
Showing posts with label oracle. Show all posts

Tuesday, November 24, 2015

Pengertian Normalisasi dan Contoh Normalisasi

Normalisasi adalah metode yang dilakukan untuk menghasilkan desain database yang ideal, ideal disini mengandung manfaat:
- tidak terjadi redudansi data (pengulangan data)
- bebas dari anomali-anomali data
- menghemat media penyimpanan seiring bertambahnya data

Sebelum kita lanjutkan mengenai normalisasi perlu kita memahami apa yang dinamakan dengan istilah-istilah sebagai berikut :
  • database = penggambaran dalam sebuah sistem, jika sistemnya inventory databasenya biasanya juga dinamakan inventory, jika sistemnya POS databasenya namanya juga POS.
  • table = penggambaran dari etitas sebuah sistem, biasanya dinamakan entity, jika dalam sistem inventory terdapat elemen entitas admin, barang, rak maka ada pula entity/table admin, barang, rak  dll.
  • kolom = biasanya dinamakan atribut atau field, adalah penggambaran elemen yang melekat pada entitas, misalkan pada entitas barang, ada elemen yang melekat : nama, berat, produsen, expired_date dll
  • baris = biasanya dinamakan row, adalah penggambaran dari objek entitas.
  • anomali = masalah-masalah yang timbul dalam pembuatan tabel. Efek dari anomali yang sering terjadi yang tidak diharapkan biasanya: ketidakkonsistenan data, suatu data hilang pada saat dihapus dll. mengenai macam anomali akan di bahas di bawah.
  • dependensi = konsep dasar yang menjelaskan hubungan atribut atau secara khusus menjelaskan nilai suatu atribut yang menentukan atribut lainnya. mengenai macam-macam dependensi akan di bawah di bawah.
Macam-macam anomali :
- Anomali pembaruan data (update) : anomali ini biasanya terjadi manakala ada data yang ditulis berulang (redundansi), tetapi tidak seluruhya dirubah.
cotoh tabel pesanan


seandainya Citra yang tinggal di kota bandung pindah ke Bogor maka pengubahan datanya hanya menimpa data yang atas(yang pertama) yang ke-dua masih tetap (karena perubahan data seharusnya dilakukan sekali-ini menunjukkan table pemasok harus dipisah dari table pesanan dan hanya menggunakan Foreign key pada table pesanan).
tabel pesanan menjadi :



Disini terlihat bahwa data tentang alamat pemasok Citra tidak sama yang menyebabkan ketidakkonsistenan data.

-Anomali penambahan data (insert) : Anomali ini terjadi pada saat penambahan data ternyata ada elemen yang kosong dan elemen tsb justru menjadi key.
Contoh : Tabel Kursus



Misalnya akan dibuka kursus baru yaitu Bhs.Jerman dengan biaya 75000 akan tetapi belum
ada seorangpun yang ikut kursus ini, shg data menjadi :
Tabel Kursus 



-Anomali penghapusan : Anomali ini terjadi apabila dalam satu baris/ tuple ada data yang akan dihapus sehingga akibatnya terdapat data lain yang hilang. Contoh pada table kursus data NoSiswa 10 akan dihapus dengan data kursus perancis karena sudah tidak ikut kursus lagi sehingga akibatnya data kursus bhs perancis dan biaya 80000 akan ikut terhapus.

Tuesday, July 14, 2015

Pengertian Workload dan Identifikasi Type Workload Server

SQL Server Workload


Ketika mem-planning hardware server, maka kita harus mengidentifikasoi workload(beban kerja) server
ada dua macam workload :
1. OLTP (Online Transaction Processing) workload.
    kriteria : short transaction , melakukan aktivitas Read/Write sangat sering, melakukan aktivitas R/W  biasanya menggunakan datafile yang berbeda drive/disk dan logfile yang squential, melakuakan aktivitas read/write yang tinggi bisa menyebabkan High IOPS (Input/output Operation Per Scond) pada disk.
2. DSS (Decision Support System) workload
    kriteria : long transaction, berjalan pada OLAP(Online Analycal Processing), OLAP sering menggunakan aktivitas Read namun sedikit menggunakan Write Activity.
    Aktifitas Read pada DSS dilakukan dengan sangat beruntut (sequential) karena melibatkan scanning table atau index data. Sehingga workload type ini lebih sedikit
    IOPS lebih sedikit.
   
Dalam memplanning Hardware Server kita perlu mengidentivikasi tipe workload yang akan berjalan dengan mengkonsultasikan dengan stakeholder tentang database yang bagaimana
yang akan berjalan pada system organisasi setempat dan juga bisa dengan cara mengidentifikasi macam-macam query yang sering dijalankan pada sistem tersebut.
Dalam kenyataannya suatu server sering mempunyai dua tipe workload baik OLTP maupun DSS, maka hal semacam ini bisa dikompromikan dengan desain palnning yang sesuai.

Benchmarks
TPC(Transaction Performance Council) adalah lembaga yang bisa digunakan untuk melakukan acuan planning infrastructur server dalam hal workload.
- TPC-C dan TPC-E yang digunakan untuk OLTP
- TPC-H digunakan untuk DSS
   

Friday, June 12, 2015

Pengertian ERD dan Contoh ERD (Kardinalitas pada Entitas)


Kardinalitas Entitas

Kardinalitas Entitas adalah penentuan berapa banyak relasi suatu entitas antara entitas satu dengan yang lainnya.
kardinalitas hanya didefinisikan 3 macam:
0 - tidak ada
1 - satu
n - banyak
untuk menentukan banyaknya sesuai 3 macam di atas harus disesuaikan dengan aturan bisnis/organisasi/system yang ada atau biasa disebut SOP(Standart Operating Procedure)
Misalkan menentukan kardinalitas pada sistem penilaian belajar yang di dalamnya terdapat entitas siswa dan matapelajaran. Kita bisa menggunakan pertanyaan:
- bolehkah siswa mengambil pelajaran tertentu?
- matapelajaran manakah yang boleh di ambil atau tidak diambil?
- adakah kuota jumlah siswa pada mata pelajaran tertentu?
tentu pertanyaan diatas mempunyai jawaban yang berbeda-beda baik dimasing-masing sekolah maupun dimasing-masing universitas.

Kardinalitas Atribut
Kardinalitas pada atribut adalah representasi dari jumlah entitas dalam bentuk alur data(data flow)  yang didefinisikan melalui DFD(Data Flow Diagram).
Melalui kardinalitas dapat diketahui bahwa setiap atribut mempunyai minimum kardinalitas yaitu 0 atau 1 dan maksimum kardinalitas yaitu 1 atau banyak.

Minimum:
0   Atribut tersebut adalah optional, boleh ada boleh tidak
1  atribut tersebut harus ada (Not Null)
Maksimum:
1  atribut Normal
N  atribut tersebut melakukan pengulangan (repeating), sehingga proses normalisasi dapat segera dilakukan.

Contoh studi kasus ERD dan kardinalitas entitas:
jika aturan sekolah mempunyai aturan sebagai berikut :
- suatu matapelajaran harus di ajar minimal 1 pengajar dan maximal banyak pengajar
- seorang pengajar tidak boleh mengajar lebih dari satu pelajaran.
maka hubungan kardinalitas entitasnya sebagai berikut:
one to many = 1:n
karena 1 entitas matapelajaran bisa di ajarkan minimum 1 guru dan maximum n entitas guru, namun sebaliknya 1 entitas guru minimum bisa mengajar 1 entitas matapelajaran dan maximum hanya 1 matapelajaran.


Wednesday, June 10, 2015

Pengertian ERD dan Contoh ERD


ERD kependekan dari Entity Relationship Diagram, ERD merupakan diagram yang bisa membantu dalam menentukan table-table(entitas-entitas) dan field-fieldnya yang benar
agar tidak terjadi redundancy data, bingung? ok saya gambarkan.
Karena tidak ada larangan dalam membuat table atau entitas, maka boleh saja seorang analis menyusun table seperti berikut:










Gambar di atas menunjukkan bahwa NoIndukSiswa '101'; Nama 'Ahmad'; dan TahunMasuk '2010' di tulis berulang-ulang.
Jika setiap ada penilaian rapot per semester, siswa SD bersekolah selama 6 tahun atau 12 semester jadi 1 siswa tertulis namanya saja terulang minimal 12 kali jika dia tidak pernah tinggal kelas, bayangkan jika total jumlah siswanya pertahunnya 500 berarti total tertulis berulang nama 'Ahmad' tadi (belum NoInduk dan TahunMasuk) 500x12, berarti jika table itu untuk merekap selama 8 tahun maka 12 x 8 x 500, hitung sendiri ya...

Jadi penyusunan table seperti itu untuk kebutuhan database tidak salah namun tidak efektif. Karena mengalami redundancy data (data di tulis berulang).
Terus solusinya bagaimana , muncullah kaidah relational database, yaitu table yang saling terelasi satu sama lain dalam sebuah database.

Konsep ERD
Pengertian entitas adalah elemen yang terlibat dalam sistem baik yang abstrak maupun yang real. Contoh dalam sistem 'penilaian siswa' di atas 'nilai', 'semester', dan 'mata pelajaran'
adalah sesuatu yang abstrak, sedangkan siswa adalah sesuatu yang real. Entitas-entitas inilah yang akan digambarkan dalam sebuah table. Dari pengertian tersebut maka akan ada
beberapa table dalam sistem penilaian yang saya gambarkan  yaitu tabel siswa, tabel nilai, table semester, dan table matapelajaran.

Pengertian entitas adalah elemen yang terlibat dalam sistem baik yang abstrak maupun yang real. Contoh dalam sistem 'penilaian siswa' di atas 'nilai', 'semester', dan 'mata pelajaran'
adalah sesuatu yang abstrak, sedangkan siswa adalah sesuatu yang real. Entitas-entitas inilah yang akan digambarkan dalam sebuah table. Dari pengertian tersebut maka akan ada
beberapa table dalam sistem penilaian yang saya gambarkan  yaitu tabel siswa, tabel nilai, table semester, dan table matapelajaran.




Hubungan Antar Entitas
Ditetapkan oleh business role dalam system Belajar mengajar seperti ini : suatu pelajaran di ajarkan lebih dari satu kali pertemuan dalam suatu kelas dan sebaliknya suatu kelas
menerima beberapa kali pertemuan suatu mata pelajaran dan masing-masing berbeda-beda, misal matematika dan bahasa Indonesia bisa 36 kali dalam satu semester tapi kesenian Cuma 16 kali dll.
Maka ERD-nya adalah sebagai berikut :







Cara membacanya:
1.    Mata Pelajaran Harus di selenggarakan minimal di satu kelas dan boleh lebih dari satu kelas
Maksudnya kelas 1a menerima pelajaran matematikaSD1 begitu juga 1b juga menerima pelajaran matematikaSD1
2.    Kelas minimal mengajarkan suatu mata pelajaran yang di ajarkan minimal 1(one) kali pertemuan, dan maksimal lebih dari satu pertemuan (many).

Jadi Hubungan dua entitas di atas adalah many to many n:n. Penjelasan mengenai hubungan atau relasi antar table akan saya jelaskan pada tulisan lanjutannya ya..
semoga bermanfaat..!








Monday, June 1, 2015

Pengertian Database

Database adalah asosiasi dari sebuah sistem yang ada didunia nyata. bingung? ok sebentar saya jelaskan kawan. Contoh jika ada sistem penggajian maka kita akan membutuhkan database penggajian saat membuat sistem informasinya.

Di dalam sistem nyata ada komponen yang lebih kecil (baik yang riil maupun yang abstrak,)
komponen terssebut dinamakan entitas atau entity misal yang riil misal:pegawai, gaji, dll.
yang abstrak misal:jabatan, transaksi penerimaan gaji, dll. Dalam database sebuah entitas sering digambarkan sebuah tabel. Maka dalam database penggajian akan ada table pegawai, gaji, golongan, transaksi dll.

Di dalam dunia nyata masing-masing entitas ini mempunyai komponen yang lebih kecil lagi yang dinamakan atribut. misal entitas:pegawai punya atribut:nip, nama, alamat dll. Maka atribut ini jika di gambarkan dalam sebuah database adalah kolom atau field-field sebuah table. jadi dalam table pegawai ada kolom (field) nip, nama, alamat dll. Dalam sebuah entitas pasti akan ada satu atribut kunci, dimana tidak akan pernah sama antara satu objek denga yang lainnya misalkan pada entitas pegawai ada atribut NIP(Nomor Induk Pegawai) dimana tidak  pernah sama antara pegawai satu dan pegawai lainnya, meskipun dia punya nama yang sama. Dalam table atribut kunci ini biasa dinamakan primary key. Objek pegawai-pegawai dalam table di asosiasikan row atau baris, jadi row-row pada NIP tidak akan sama.

             SYSTEM                                                                                                DATABASE

=











Contoh database



ok faham? belajar mudah bukan...

Wednesday, February 25, 2015

Arsitektur Database Oracle - 14. Arsitektur Process

Arsitektur proses dalam oracle dibagi menjadi tiga bagian :


1.    User Process
Proses yang terjadi pada aplikasi user, contoh seperti SQL *Plus, bisa terjadi satu mesin dengan database atau beda mesin.
2.    Database Process.
Dibagi menjadi 2 :
a.    Server Process = Dilakukan untuk meng-eksekusi permintaan dari user proses.
b.    Background Process = Dilakukanp instance bersama dengan OS untuk melakukan hal-hal sebagai berikut : mengatur struktur memori, melakukan proses I/O secara asinkronus untuk membaca disk, dan tugas-tugas yang lain.
Struktur Proses sering berubah-ubah tergantung konfigurasi yang digunakan, ada dua kode konfigurasi yang digunakan user :
?    Dedicated Server : setiap session aplikasi database berjalan melalui sebuah user proses akan dilayani oleh satu server process.
?    Shared Server : permintaan multi session akan dilayani hanya dengan satu server proses.
3.    Daemon / Aplication Process
Untuk Listener Network dan Infrastruktur Grid.

Arsitektur Database Oracle - 12. Struktur Memori Database Oracle - PGA

Program Global Area (PGA)









Program Global Area :
•    Area memory khusus yang berisi data dan informasi yang berhubungan dengan control terhadap server proses.
•    Setiap satu server proses ditangani satu PGA
•    Setiap user yang terconnect dengan instance mempunyai sebuah server proses sendiri bila menggunakan dedicated server.
Didalam PGA ada User Global Area (UGA) dan Stack Space. Isi dari UGA :
1.    Cursor Area   : menyimpan informasi runtime yang ada pada cursors.
2.    User Session  : area storage data untuk mengontrol informasi tentang session.
3.    SQL Working Area : SQL Working area terdiri dari =
•    Sort Area : Berfungsi menangani data pada query seperti order by dan group by.
•    Hash Area : Menangani Hash Join Table.
•    Create Bitmap Area : Untuk membuat bitmap area dalam datawarehouse.
•    Bitmap Merge Area : untuk mengatasi bitmap plan execution.

Arsitektur Database Oracle - 11. Struktur Memori Database Oracle - Java Pool n Stream Pool

Java Pool and Stream Pool








•    Java Pool : digunakan untuk menyimpan seluruh session-spesifik java dan data dalam JVM. Memori Java Pool digunakan dengan caara yang berbeda-beda, tergantung mode menjalankan database oracle.
•    Stream Pool : digunakan secra khusus oleh Oracle Streams. Stream Pool menyimpan pesan antrian yang terbuffer. Dan menyidiakan memory untuk digunakan proses capture oracle stream dan menjalankan proses-proses tersebut.
Ukuran stream pool diset nol, kecuali kalau kamu secara khusus meng-configure-nya. Pool akan tumbuh secara dinamik sesuai dengan kebutuhan oracle stream yang digunakan.

Catatan : Java Programming dan Stream Pool dibahas diluar bab ini.

Arsitektur Database Oracle - 10. Struktur Memori Database Oracle - Large Pool

Larger Pool



Database Administrator bisa mengatur memory tambahan yang biasa disebut Large Pool dalam kaitannya dengan masalah alokasi memori sebagai berikut :
•    Session memory untuk shared server dan oracle XA Interface (digunakan ketika transaksi berinteraksi dengan multi server).
•    I/O proses
•    Operasi restore dan backup pada database Oracle.
•    Operasi query  pararel
•    Query yang menmakan memori banyak dan storage banyak.
Dengan mengalokasikan memory session dari large pool untuk diberikan kepada shared pool, Oracle XA, atau pararel query buffer. Database Oracle bisa menggunakan shared pool sebagai sebagai penampung utama untuk menampung shared SQL dan menghindari kinerja yang overhead(berlebihan) yang disebabkan shrinking(penyusutan) pada shared SQL chace. 
Tambahan : memori yang digunakan untuk proses operasi restore dan backup database oracle , untuk I/O server process dan untuk parrarel buffer dialokasikan didalam buffer-buffer berukuran ratusan kilobyte. Dan Large Pool lebih mampu menangani kebutuhan memori besar seperti ini dari pada shared pool.
Dan Large Pool tidak diatur oleh LRU (Least Recently Used) List.

Arsitektur Database Oracle - 9. Struktur Memori Database Oracle - Redo Log Buffer


Redo Log Buffer



Redo log buffer Merupakan Buffer (penahan) yang bekerja secara circular yang bertugas menangani informasi  tentang perubahan yang terjadi pada database. Informasi tersebut di simpan dalam redo-entries . Redo entries berisi informasi yang penting yang berfungsi untuk menyusun ulang perubahan yang dilakukan oleh database yang disebabkan DML(data manipulation language), DDL(Data definition Language) atau operasi iternal. Data Entries digunakan ketika proses recovery database dibutuhkan.
Ketika proses server menyebabkan perubahan didalam buffer cache , redo entries di generate dan ditulis didalam redolog buffer yang ada di dalam SGA. Redo Entries selanjutanya berjalan terus secara berurutan menempati space yang kosong di dalam buffer. Penulisan log background process akan  menulis redo log buffer pada redolog file (atau group files) yang aktif di dalam disk.

Tuesday, February 24, 2015

Arsitektur Database Oracle - 8. Struktur Memori Database Oracle - database buffer cached

Database Buffer Cache

Database Buffer Cache merupakan bagian dari SGA, dia yang bertugas membaca block image dari data files, Database Buffer Cache terbentuk secara dinamik untuk menjamin proses membaca datafile tetap konsisten. Seluruh user yang konek ke instance secara bersamaan maka user tersebut bersama-bersama mengakses database buffercache.
Ketika User DB Oracle melakukan permintaan berbagai potongan data , maka akan dicarikan didalam Database Buffer Cached terlebih dahulu. Apabila proses pencarian berhasil maka data bisa di akses langsung dari memory. Apabila proses pencarian pada cache tidak ditemukan maka akan dicopykan dari datafile. Pengaksesan data lewat cache lebih cepat jika dibanding mengambil dari datafile.
Buffer di dalam cache di atur oleh algoritma yang komplek yang menggunakan kombinasi Least Recently Used (LRU) List dan  Touch Count. LRU yang membantu memastikan blok yang paling terakhir digunakan akan dirawat didalam memory untuk mengurangi akses disk.
Keep Buffer Pool dan Recycle Buffer Pool untuk menangani mempercepat buffer pool khusus.  Keep Buffer Pool bertugas untuk menahan buffer didalam memory agar lebih lama dari pada normalnya waktu tahanan yang dilakukan LRU.

Arsitektur Database Oracle - 7. Struktur Memori Database Oracler - Shared Pool

Shared Pool



Merupakan Bagian Dari SGA, Shared Pool tersusun dari elemen berikut : library cache , data dictionary cache, SQL query result cache, PL/SQL result cache , buffer untuk pesan eksekusi parallel , dan struktur control  (control structured).
Data Dictionary : merupakan sebuah koleksi table-table dan view-view database yang berisi informasi referensi (reference information) tentang database tersebut, baik tentang struktur nya maupun user nya. Database Oracle mengakses data dictinary secara berulang-ulang selama memparsing statement bahasa SQL. Pengaksesan kepada data dictionary ini merupakan dasar/awal dari kelanjutan proses operasi secara keseluruhan di dalam Database Oracle.
Data dictionary diakses sebegitu seringnya oleh 2 area lokasi khusus yang ada di memory, dan memang kedua arean lokasi ini didesain untuk menangani Data dictionary. Pertama disebut data dictionary cached juga dikenal sebagai row cached, karena dia yang menangani row-row data bukan buffer(karena buffer menangani kesuluruhan blok data). Area yang lai dinamakan library cache . Semua proses user databasase oracle mengakses dua tempat ini untuk mengakses dictionary information.
 Database Oracle menggambarkan setiap perintah SQL yang sedang berjalan dengan men-shared sebuah Shared SQL Area (sama halnya sebuah private SQL area yang disimpan dalam PGA). Database Oracle mengizinkan ketika ada dua user mengeksekusi SQL yang statementnya sama dan Shared SQL Area akan digunakan kembali untuk melayani permintaan user tersebut.
Sebuah Shared SQL Area yang berisi parsing tree dan execution plan di shared untuk satu Statement SQL. Database Oracle mengamankan memory dengan menggunakan satu Shared SQL Area untuk menjalan perintah SQL yang sama dalam waktu yang berbeda. Dimana hal ini sering terjadi di lapangan ketika beberapa user menggunakan aplikasi yang sama. Ketika sebuah perintah SQL di parsing , database oracle mengalokasikan memory dari shared pool untuk disimpan didalam shared sql area. Ukuran memory yang dialokasikan bergantung kompleksitas perintah SQL-nya.
Sql Query Result Cache and PL/SQL Function Result: dua cache ini merupakan fasilitas baru di oracle 11g. Mereka mempunyai infrastructure shared yang sama. Hasil catatan dari eksekusi query dan potongan query disimpan di dalam Sql Query Result Cache. Database bisa menggunakkan hasil catatan eksekusi query  ini saat mengeksekusi query ini lagi di kemudian waktu. Karena akan lebih cepat daripada menjalankan query baru (rerunning).
Fixed Area didalam Shared Pool menangani beban yang melebihi kapasitas(overhead) dari Shared Pool.

Friday, November 28, 2014

Arsitektur Database Oracle - 6. Struktur Memori Database Oracle

Struktur Memori Database Oracle
System Global Area (SGA ):

-    Shared Pool : tempat menyimpan berbagai macam konstruksi yang di share dari database ke user.
-    Database Buffer Cache : tempat menyimpan block data yang diambil dari database.
-    Keep buffer pool : Sebuah tipe Database Buffer Cache khusus yang disetel untuk mempertahankan blok data di dalam memori dalam waktu yang lama.
-    Reecycle Buffer Pool : Sebuah tipe Database Buffer Cache khusus yang disetel untuk merecycle atau menghapus blok data dari memori secepatnya.
-    Nk Buffer Cache : salah satu dari sekian Database Buffer Cache khusus yang didesain untuk mengurusi ukuran blok data yang berbeda dan mengatur nilai default ukuran blok data.
-    Redo Log Buffer : tempat menyimpan redo information (informasi yang digunakan untuk recovery instance) hingga bisa dibaca di data fisik , dalam hal ini redolog file yang disimpan didalam disk.
-    Large Pool : Area optional yang digunakan untuk menyediakan alokasi memori besar untuk mengantisipasi proses yang besar. Seperti didalam operasi backup dan recovery, dan juga proses dalam I/O Server.
-    Java Pool : digunakan untuk seluruh session-khusus  kode dan data yang berkaitan java di dalam Java Virtual Machine (JVM).
-    Stream Pool : di gunakan oleh Oracle Stream untuk menyimpan informasi yang dibutuhkan untuk capture dan apply.
Ketika instance oracle di start baik melalui Enterprise Manager maupun SQL *Plus , sejumlah memori dialokasikan dan SGA di sajikan.

Program Global Area (PGA)
PGA adalah Area Memori yang berisi data dan informasi kontrol setiap server proses. Satu server proses Oracle melayani satu permintaan client. Setiap server proses mempunyai Private PGA yang teralokasikan ketika server proses dimulai. Akses server proses ke PGA merupakan akses yang eksklusif.
PGA dibagi menjadi dua bagian Stack Space dan User Global Area .
Sebab dinamiknya infrastruktur SGA, ukuran dari Database Buffer Cache, Shared Pool, Large Pool, Java Pool, dan Stream Pool dapat dirubah tanpa men-shutdown instance.
Database oracle menggunakan parameter peng-inisial-an , untuk membuat dan mengatur struktur memory. Cara Sederhana untuk mengatur memori dengan membiarkan database bisa diatur dan disetel(tune) secara otomatis. Untuk melakukan hal ini hanya butuh mengeset sebuah inisialisasi parameter ukuran memory target (MEMORY_TARGET) dan inisialisasi parameter maximum ukuran memory target(MEMORY_MAX_TARGET).


Arsitektur Database Oracle - 5. Koneksi Ke Instance Database

Koneksi ke Instance Database


Koneksi dan session merupakan dua hal yang berhubungan sangat erat namun keduanya memiliki arti yang sangat berbeda.
•    Koneksi (conection) : Merupakan jalur komunikasi  antara user proses dan instance database Oracle.
Sebuah jalur komunikasi ini ditetapkan untuk digunakan dalam menjamin ketersediaan mekanisme : 1-Interprocess Comunicaton(missal : dalam satu komputer  stand alone yang menjalankan user process dan instance di dalamnya) . atau untuk 2-Network Software (dimana jika ada dua komputer yang menjalankan aplikasi database dan database oracle dimana komunikasinya melalui jaringan/client-server)
•    Session : merepresentasikan sebuah keadaan dimana sebuah user login ke database oracle.
Contoh : User A membuka SQL*Plus , User A harus memasukkan username dan password , maka sebuah session akan ditetapkan untuk user A tersebut .
Sebuah session ditetapkan mulai dari dia melakukan connect hingga men-disconnect (atau keluar dari aplikasi). Beberapa session bisa dibuat dan eksis secara bersama-sama dalam satu waktu untuk connect ke dalam satu database dengan menggunakan username yang sama. Contoh : missal user HR/HR bisa koneksi ke dalam satu database oracle melalui beberapa computer client yang berbeda dalam satu waktu.

Arsitektur Database Oracle - 4. Instance Database Configuration

Instance : Database Configuration

Setiap sebuah Instance diasosiasikan sebuah database, dan hanya satu database. Apabila terdabat banyak instance dalam sebuah server maka masing-masing instance tersebut mendefinisikan database tertentu. Sebuah Instance tidak bisa di share.
A Real Aplication Cluster (RAC) Database biasanya memiliki banyak instance masing-masing terletak di server-server yang terpisah di dalam database yang sama (shared database). Pada model ini beberapa instance yang mewakili satu database yang sama.

Arsitektur Database Oracle - 3. Sekilas Arsitektur Server Database Oracle

Sekilas Arsitektur Server Database Oracle



Ada tiga struktur pokok yang ada pada arsitektur server database oracle :
1.    Memori struktur
2.    Proses Struktur
3.    Storage Struktur
Sebuah System Database Oracle selalu  berisi dua hal : sebuah Database Oracle dan sebuah instance database.
Database selalu mengandung struktur logik dan struktur fisik. Karena struktur logic dan physic terpisah. Storage physic bisa di manage/atur tanpa mempengaruhi akses terhadap storage logic.
Instance terdiri dari memory struktur(System Global Area / SGA) dan Background Process. Ketika Instance distart itu berarti sebuah area shared memory memanggil SGA yang sudah dialokasikan dan background proses di-start. Processes adalah kumpulan jobs yang bekerja didalam memory komputer. Sebuah proses didefinisikan sebagai sebuah “Thread-Control”(sebuah mekanisme di dalam system operasi yang menjalankan sebuah kumpulan langkah kerja dalam waktu bersamaan).
Setelah Instance selesai di-start maka Software Oracle telah mengasosiasikan sebuah instance dengan sebuah specific database. Proses di atas dinamakan mounting database. Selanjutnya database bisa di Open agar bisa diakses authorized-users.

Arsitektur Database Oracle - 2. Koneksi ke server

Arsitektur Database Oracle – Koneksi ke Server




User bisa tersambung dengan server bisa melalui salah satu dari tiga cara :
1.    User login pada sistem operasi yang menjalankan instance oracle, kemudian menjalankan aplikasi atau tool untuk mengakses database pada sistem operasi tersebut pula. Jalur komunikasi dibentuk dengan menggunakan mekanisme interprocess communication  yang tersedia pada Host Sistem Operasi.
2.    User menjalankan aplikasi pada komputer lokal dan terkoneksi dengan komputer yang menjalankan database oracle melalui jaringan komputer. Konfigurasi ini dinamakan client/server. Arsitektur client/server selalu mempunyai 2 bagian ,pertama front-end (client) yang kedua back-end dan keduanya harus terkonek melalui  jaringan.
-    Client berisi aplikasi database yang meng-inisiasikan permintaan user kepada server. Contoh seperti permintaan client untuk meminta penambahan kapasitas peggunaan disk pada server.
-    Sedangkan server berisi software database oracle yang bertugas merespon permintaan client seperti memberikan data yang dibutuhkan client atau merespon job client.
3.    User Mengakses server dengan melalui tool/aplikasi berbasis web via browser pada komputer client. aplikasi ini tersimpan pada mesin yang terrpisah sendiri dari client mupun server. Aplikasi web inilah yang akan berkomunikasi dengan komputer server.

Arsitektur Database Oracle - 1. Sekilas DataBase Oracle

Kenapa Harus Menggunakan Data Base Oracle ?
Database adalah sekumpulan data yang diperlakukan sebagai sebuah unit. Tujuan database adalah untuk meyimpan dan menggunakan kembali (untuk diolah) informasi.
Oracle Relational Data Base Management System (RDBMS) sangat terpercaya untuk mengatur/memanage sejumlah data didalam lingkungan multiuser (banyak pengguna). Sehingga memungkinkan banyak pengguna bisa mengakses data yang sama dalam waktu yang bersamaan. Dan mampu dikerjakan dalam performa yang tinggi pula. Dan dalam waktu yang sama pula mampu mencegah akses yang unauthorized (tidak mempunyai izin) dan menyediakan solusi yang efisien untuk mengatasi recovery data yang gagal.

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com