Pengertian Database

Database adalah sekumpulan data yang diperlakukan sebagai sebuah unit. Tujuan database adalah untuk meyimpan dan menggunakan kembali (untuk diolah) informasi.

Arsitektur Database Oracle – Koneksi ke Server

User bisa tersambung dengan server bisa melalui salah satu dari tiga cara: 1.User login pada sistem operasi yang menjalankan instance oracle, kemudian menjalankan aplikasi atau tool untuk mengakses database pada sistem operasi tersebut pula.

Sekilas Arsitektur Server Database Oracle

Ada tiga struktur pokok yang ada pada arsitektur server database oracle: 1. Memori struktur 2.Proses Struktur 3.Storage Struktur. Sebuah System Database Oracle selalu berisi dua hal : sebuah Database Oracle dan sebuah instance database.

Instance : Database Configuration

Setiap sebuah Instance diasosiasikan sebuah database, dan hanya satu database. Apabila terdabat banyak instance dalam sebuah server maka masing-masing instance tersebut mendefinisikan database tertentu. Sebuah Instance tidak bisa di share.

Wednesday, June 24, 2015

Menggunakan Variable Pada Formula dengan Cell Names dan Range Names



Sebuah cell bisa di ganti dengan sebuah nama, istilahnya disebut cell name, suatu baris cell atau suatu column cell juga bisa di beri nama, yang biasa dengan misalkan pada cell B13 saya ganti dengan honor.
Caranya: letakkan cursor pada cell B13, selanjutnya ganti pada input name (sebelah kiri input formula) dengan nama honor, kemudian enter.


Dengan cell name honor kita bisa menjadikannya variable pada sebuah formul.
Caranya: letakkan cursor pada F3 kemudian tuliskan formula untuk menulis gaji/honor pegawai =E3*honor, kemudian kopi formula pada f3 pada f4 hingga f11


kemudian kopi formula pada f3 pada f4 hingga f11

mudah bukan?

Begitu juga cell pada range tertentu hingga range tertentu lainnya bisa kita beri nama istilahnya adalah range names , misal kita memberi nama cell pada c3 hingga c11 (c3:c11) dan kita beri nama jam_masuk pada inputan cell (sebelah kiri inputan formula).
Lakukan hal yang sama pada d3:d11 dengan nama jam_keluar, dan pada e3:e11 dengan nama jam_kerja.

Dengan range name jam masuk kita bisa menghitung rata2 masuk pada jam berapa para pekerja dengan menuliskan formula =AVG(jam_masuk) yang di tulis pada B14.

 mudah bukan? semoga bermanfaat.

Friday, June 12, 2015

Pengertian ERD dan Contoh ERD (Kardinalitas pada Entitas)


Kardinalitas Entitas

Kardinalitas Entitas adalah penentuan berapa banyak relasi suatu entitas antara entitas satu dengan yang lainnya.
kardinalitas hanya didefinisikan 3 macam:
0 - tidak ada
1 - satu
n - banyak
untuk menentukan banyaknya sesuai 3 macam di atas harus disesuaikan dengan aturan bisnis/organisasi/system yang ada atau biasa disebut SOP(Standart Operating Procedure)
Misalkan menentukan kardinalitas pada sistem penilaian belajar yang di dalamnya terdapat entitas siswa dan matapelajaran. Kita bisa menggunakan pertanyaan:
- bolehkah siswa mengambil pelajaran tertentu?
- matapelajaran manakah yang boleh di ambil atau tidak diambil?
- adakah kuota jumlah siswa pada mata pelajaran tertentu?
tentu pertanyaan diatas mempunyai jawaban yang berbeda-beda baik dimasing-masing sekolah maupun dimasing-masing universitas.

Kardinalitas Atribut
Kardinalitas pada atribut adalah representasi dari jumlah entitas dalam bentuk alur data(data flow)  yang didefinisikan melalui DFD(Data Flow Diagram).
Melalui kardinalitas dapat diketahui bahwa setiap atribut mempunyai minimum kardinalitas yaitu 0 atau 1 dan maksimum kardinalitas yaitu 1 atau banyak.

Minimum:
0   Atribut tersebut adalah optional, boleh ada boleh tidak
1  atribut tersebut harus ada (Not Null)
Maksimum:
1  atribut Normal
N  atribut tersebut melakukan pengulangan (repeating), sehingga proses normalisasi dapat segera dilakukan.

Contoh studi kasus ERD dan kardinalitas entitas:
jika aturan sekolah mempunyai aturan sebagai berikut :
- suatu matapelajaran harus di ajar minimal 1 pengajar dan maximal banyak pengajar
- seorang pengajar tidak boleh mengajar lebih dari satu pelajaran.
maka hubungan kardinalitas entitasnya sebagai berikut:
one to many = 1:n
karena 1 entitas matapelajaran bisa di ajarkan minimum 1 guru dan maximum n entitas guru, namun sebaliknya 1 entitas guru minimum bisa mengajar 1 entitas matapelajaran dan maximum hanya 1 matapelajaran.


Wednesday, June 10, 2015

Pengertian ERD dan Contoh ERD


ERD kependekan dari Entity Relationship Diagram, ERD merupakan diagram yang bisa membantu dalam menentukan table-table(entitas-entitas) dan field-fieldnya yang benar
agar tidak terjadi redundancy data, bingung? ok saya gambarkan.
Karena tidak ada larangan dalam membuat table atau entitas, maka boleh saja seorang analis menyusun table seperti berikut:










Gambar di atas menunjukkan bahwa NoIndukSiswa '101'; Nama 'Ahmad'; dan TahunMasuk '2010' di tulis berulang-ulang.
Jika setiap ada penilaian rapot per semester, siswa SD bersekolah selama 6 tahun atau 12 semester jadi 1 siswa tertulis namanya saja terulang minimal 12 kali jika dia tidak pernah tinggal kelas, bayangkan jika total jumlah siswanya pertahunnya 500 berarti total tertulis berulang nama 'Ahmad' tadi (belum NoInduk dan TahunMasuk) 500x12, berarti jika table itu untuk merekap selama 8 tahun maka 12 x 8 x 500, hitung sendiri ya...

Jadi penyusunan table seperti itu untuk kebutuhan database tidak salah namun tidak efektif. Karena mengalami redundancy data (data di tulis berulang).
Terus solusinya bagaimana , muncullah kaidah relational database, yaitu table yang saling terelasi satu sama lain dalam sebuah database.

Konsep ERD
Pengertian entitas adalah elemen yang terlibat dalam sistem baik yang abstrak maupun yang real. Contoh dalam sistem 'penilaian siswa' di atas 'nilai', 'semester', dan 'mata pelajaran'
adalah sesuatu yang abstrak, sedangkan siswa adalah sesuatu yang real. Entitas-entitas inilah yang akan digambarkan dalam sebuah table. Dari pengertian tersebut maka akan ada
beberapa table dalam sistem penilaian yang saya gambarkan  yaitu tabel siswa, tabel nilai, table semester, dan table matapelajaran.

Pengertian entitas adalah elemen yang terlibat dalam sistem baik yang abstrak maupun yang real. Contoh dalam sistem 'penilaian siswa' di atas 'nilai', 'semester', dan 'mata pelajaran'
adalah sesuatu yang abstrak, sedangkan siswa adalah sesuatu yang real. Entitas-entitas inilah yang akan digambarkan dalam sebuah table. Dari pengertian tersebut maka akan ada
beberapa table dalam sistem penilaian yang saya gambarkan  yaitu tabel siswa, tabel nilai, table semester, dan table matapelajaran.




Hubungan Antar Entitas
Ditetapkan oleh business role dalam system Belajar mengajar seperti ini : suatu pelajaran di ajarkan lebih dari satu kali pertemuan dalam suatu kelas dan sebaliknya suatu kelas
menerima beberapa kali pertemuan suatu mata pelajaran dan masing-masing berbeda-beda, misal matematika dan bahasa Indonesia bisa 36 kali dalam satu semester tapi kesenian Cuma 16 kali dll.
Maka ERD-nya adalah sebagai berikut :







Cara membacanya:
1.    Mata Pelajaran Harus di selenggarakan minimal di satu kelas dan boleh lebih dari satu kelas
Maksudnya kelas 1a menerima pelajaran matematikaSD1 begitu juga 1b juga menerima pelajaran matematikaSD1
2.    Kelas minimal mengajarkan suatu mata pelajaran yang di ajarkan minimal 1(one) kali pertemuan, dan maksimal lebih dari satu pertemuan (many).

Jadi Hubungan dua entitas di atas adalah many to many n:n. Penjelasan mengenai hubungan atau relasi antar table akan saya jelaskan pada tulisan lanjutannya ya..
semoga bermanfaat..!








sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com